Blogger kopdar #1

@Mister Bean Cafe.
Luigi – Budi Putra – Pak Jaf.
yg dibelakang itu figuran semua :p
Topic: race to white house 😀


posted using MMS-2-Wordpress – nuy

I’m very happy

Not because the sushi boat or delicious nabeyaki udon next to it. But because someone on the other side of the table 😀


posted using MMS-2-Wordpress – nuy

Mimpi…

Mimpi …
Hingga saat ini mimpi masih menjadi fenomena unik terutama dikalangan akademis.

Menurut Sigmund Freud, mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar, pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktifitas emosi lain, hingga aktifitas emosi yang sama sekali tidak disadari.

Dalam sudut pandang Islam, mimpi bisa jadi adalah karena tekanan psikis seperti yang diteorikan oleh Freud namun bisa jadi dari faktor eksternal seperti dari Alloh SWT dan setan. Mimpi bisa jadi isyarat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya berupa berita baik atau buruk dan mimpi ada yang memiliki makna dan ada pula yang berupa mimpi kosong sekadar permainan syaitan kepada manusia. Banyak ayat Al Quran dan riwayat Nabi yang bercerita tentang mimpi, oleh karena itu keberadaan mimpi tidak bisa di-ingkari. Kenapa? ya karena artinya sama ajah dengan mengingkari wahyu-wahyu Alloh yang diturunkan kepada nabi dan rasul-Nya dengan media mimpi.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda, "Jika masa semakin dekat, mimpi seorang muslim nyaris tidak pernah dusta. Muslim yang paling benar mimpinya adalah yang paling jujur perkataannya. Mimpi seorang mukmin merupakan satu bagian dari 46 bagian kenabian. Mimpi ada tiga macam: mimpi yang baik sebagai berita gembira dari Allah ‘azza wa jalla, mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri, dan mimpi sedih yang berasal dari setan. Jika salah seorang di antara kamu mengalami mimpi yang tidak disukai, janganlah menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian shalatlah." (Muttafaq ‘alaih)
Continue reading

Gong Xi Fa Cai!

Buat teman-teman yang merayakan Imlek di Indonesia maupun di belahan dunia lainnya.

For my colleagues back in China (Hubo, Lifeng, Likai, Yuan Cheng, and the other ZTE ppl I knew :D) , Taiwan (Husin), Singapore (Isaac), and all of you which is not mentioned here ..
Gong Xi! Gong Xi!

In the year of rat 4076,
I wish you all prosperity, good health, happiness & success  in your life 🙂

鼠年吉祥!
新年快乐

S*i*netron bin setantron

“Saya minta pemungutan suara ini diulang”
“Gimana sekolah maju dan hebat, kalau ketua OSIS-nya saja penyakitan kaya gini”
“Dasar buta!!!”

Astaghfirullah ….

Kalimat-kalimat di atas adalah kutipan dari iklan s*i*netron yang sedang tayang di salah satu TV nasional yang mengusung topik pendidikan. Dialog yang melecehkan seragam pramuka yang dikenakan artisnya. Inilah yang di expose dan didramatisir oleh sebagian besar tanyangan s*i*netron bin setantron di TV kita. Buat kamu-kamu yang sekarang berperan sebagai orang tua, masih tutup mata kalau putra-putri kalian tercinta dicekokin dengan tayangan semacam ini? Dari jaman Marshanda pake baju putih merah sampe Cecep Reza sukses mempertahankan bentuk badan di Extravaganza, sudah ada adegan anak SD malakain atau ngasarin teman-temannya. Anak SMP kemudian anak SMA. Anak SD dah maen pacar-pacaran. Bujubune ….

TPI dalam situsnya yang berisi ulasan s*i*netron bersangkutan tidak menyebut “Ikitemasu, 15-sai” atau Inoue Miyuki sebagai sumber “Kisah Nyatanya”. Cuman teks “Kisah Nyata” dan judul versi Indonesianya saja yang juga dijadikan judul yaitu “Aku terlahir 500 gram & buta”. Malah saya curiga kisahnya sudah diplintir-plintir sedemikian rupa dan malah ga nyata sama sekali diluar keadaan bahwa Miyuki memang terlahir super prematur dengan berat 500 gr dan mengalami kebutaan.

Nyaris tidak ada lagi sinetron yang benar-benar sinetron. Contohnya yang jadul seperti Losmen, Pondokan, ACI kemudian Si Doel, Bajaj Bajuri, Keluarga Cemara atau yang berlatar belakang glamor tapi bagus kualitas cerita maupun akting pemainnya semacam Angin Tak Dapat Membaca. Sekarang, kebanyakan nurut saya … no more than rubbish. Mulai cerita yang nyontek dorama jepang/korea, nyadur buku tapi seperti di atas, sampe “adaptasi”/”terinspirasi” film hollywood, kualitas akting pemain yang karbitan. Aih …

Mana yang katanya “Televisi Pendidikan”??

Dan tayangan kurang mutu minus ajaran moral itupun kini mulai merambah dan mungkin akan meracuni negeri seberang. Laksana asap hasil illegal logging.

Saya yang tersiksa, pulang kerja pinginnya nyantai lihat tv, disuguhin banyak acara ga mutu. Belum lagi iklannya yang bejibun. Buset dah ….

Ganti-ganti channel semoga ada breaking news/headline news kalau tidak ya nunggu giliran acara sepakbola tayang *sigh* Thanks to cable tv provider, i can enjoy NatGeo, Discovery, Travel & Living and many news channel. Disney, Cartoon Network, Sports channel etc 🙂 Ini baru tontonan berkualitas 🙂

Sedih juga perjalanan hidup Inoue Miyuki diplintir-plintir demi keutungan kapitalis seperti ini.
Para orang tua, guru … makanya galakkanlah membaca kepada putra-putri maupun anak didiknya. Mengutip kisah Dian Sastro, saya usul galakkan pula acara maen gobak sodor, bentengan, lompat tali, petak umpet, belajar berenang dan diving (2 ini khusus untuk Jakarta dan daerah aliran Bengawa Solo :P) … jangan nonton TV 🙂

Hmmm, kira-kira abis ini akan ada versi “terinspirasi” oleh kisah Hirotada Ototake atau Toto-chan ga yah?

ps: sempat capture pake digicam iklan s*i*netronnya, nanti diupload di youtube deh 🙂