Jepang 9 – 0 Korea Selatan, Wakil Asia di EPL 2026/2027

Seiring dengan perginya Son Heung-min ke Amerika musim panas 2025 dan terdegradasinya Wolverhampton musim lalu di mana Hwang Hee-chan bermain di sana, praktis tidak ada satupun pemain dari Korea Selatan yang berlaga di Premier League paruh pertama musim kompetisi 2026-2027 ini.

Sebaliknya, di musim ini setidaknya malah ada 9 pemain Jepang hadir Liga Inggris, Nama-nama seperti Kaoru Mitoma, Wataru Endo, Takehiro Tomiyasu ataupun Daichi Kamada tentu sudah tidak asing. Mereka sudah exist di EPL sebelumnya. Mitoma sendiri adalah pemain Jepang pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Premier League.

Salah satu nama besar pemain Jepang yang baru berhabung ke Liga Inggris adalah Zion Suzuki. Penjaga gawang timnas Jepang yang tampil gemilang di Piala Dunia 2026 ini akhirnya bergabung dengan Aston Villa setelah drama transfer-nya ke PSG dari Parma batal.

Yang menarik, dari 3 tim promosi Liga Inggris musim ini masing-masing mempunyai 1 pemain Jepang di dalamnya.

Berikut adalah daftar pemain Jepang yang berlaga di paruh pertama Liga Inggris musim kompetisi 2026-2027.

NamaKlubPosisi
Kaoru MitomaBrighton & Hove Albion Winger
Wataru Endo LiverpoolMidfielder
Daichi KamadaCrystal PalaceMidfielder
Takehiro TomiyasuCrystal PalaceDefender
Tatsuhiro SakamotoCoventry City (promosi)Winger
Daizen MaedaIpswich Town (promosi)Winger
Hidemasa MoritaHull City (promosi)Midfielder
Ao TanakaEvertonMidfielder
Zion SuzukiAston VillaGoalkeeper

Jeremy Jacquet, Bek 60 Juta Poundsterling

Nomor punggung 5 Liverpool musim ini ditinggalkan Ibrahima Konate yang hijrah ke Real Madrid. Penggantinya, sama-sama orang Perancis, adalah bek berumur 21 tahun bernama Jérémy Jacquet. Didatangkan dari Rennes, Jacquet (bersama dengan Ronald Araújo) diharapkan bisa memperkuat lini belakang yang musim kemarin kedodoran.

But there is a catch: riwayat cedera bahu.

Jérémy Jacquet lahir pada 13 Juli 2005 di Bondy — kota pinggiran Paris yang juga merupakan tempat Kylian Mbappé dibesarkan. Bukan kebetulan bahwa dua generasi berbeda dari kota yang sama menemukan jalan menuju puncak sepakbola Eropa; ada sesuatu di kultur kompetitif Bondy yang membentuk karakter keduanya.

Continue reading

Víctor Muñoz, Hungry and Versatile

Setelah gagal mencari pengganti Luis Diaz kemudian ditambah lagi Mohamed Salah yang cabut di akhir musim 2025-2026, Liverpool sadar betul kalau mereka punya PR besar buat memperkuat lini sayap. Kalau tidak, The Reds bisa babak-belur seperti musim 2025/2026 lalu.

Didatangkan dari Osasuna senilai kurang lebih £34,5 juta, Víctor Muñoz adalah rekrutan pertama Liverpool musim ini yang diproyeksikan untuk mengisi peran yang ditinggalkan 2 legenda klub tersebut terutama untuk jangka panjangnya. Seorang winger muda 22 tahun, bagian dari timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026 lalu.

Víctor Muñoz Villanueva lahir pada 13 Juli 2003 di Barcelona. Seperti kebanyakan bocah berbakat di Catalonia, jalannya dimulai di La Masia — akademi keramat Barcelona yang melahirkan banyak bintang seperti Messi, Xavi, dan Iniesta. Dia bergabung saat usia 11 tahun dan menghabiskan tiga tahun di sana.

Continue reading

Ifeanyi Ndukwe, Perjalanan yang Masih Panjang

Image Source: https://liverpooloffside.sbnation.com/

Tur pra-musim Liverpool beberapa waktu lalu hasilnya menurut saya biasa-biasa saja. Namun ada satu pemain muda yang cukup menarik perhatian. Namanya Ifeanyi Ndukwe.

Ifeanyi Ndukwe adalah center back muda berasal dari Austria namun punya garis keturunan dari Nigeria. Seperti banyak pemain diaspora Afrika yang menemukan jalan mereka ke akademi Eropa, Ndukwe tumbuh dan berkembang jauh dari kampung halaman leluhurnya, akhirnya mendarat di FK Austria Wien, salah satu klub tertua dan paling bersejarah di Austria.

Continue reading

Era Baru Liverpool Berbasis AI Musim 2026/2027

Sepeninggal Jurgen Klopp, kami para Liverpudlian sempat menaruh asa pada diri Arne Slot Liverpool kembali menjadi kampiun Premier League 2024-2025 walo sebenarnya overall tampil kurang memuaskan. Di tahun kedua kepemimpinan Slot, performa tim berantakan. Kami gagal di semua kompetisi, jor-joran beli pemain mahal tapi malah tidak (atau mungkin belum) tepat guna untuk kebutuhan dan kondisi tim saat itu. Slot juga tidak bisa memberdayakan Mo Salah dengan tepat. Nampaknya memang tipikal pelatih-pelatih asal Belanda kalo di Liga Inggris ya?

Ingat Erik ten Hag? Bagaimana dia menyia-nyiakan Christiano Ronaldo, Sancho, McTominay, de Gea termasuk kecenderungan jor-joran buang duit beli pemain yang tidak tepat guna.

Warisan Skuad yang Mahal, tapi Belum Utuh

Musim panas lalu, Liverpool menghabiskan lebih dari £400 juta. Hasilnya? Alexander Isak dan Florian Wirtz datang dengan ekspektasi yang sangat tinggi, tapi keduanya belum benar-benar meledak. Bukan berarti mereka gagal total — tapi untuk angka sebesar itu, “cukup baik” bukan jawaban yang memuaskan Anfield.

Continue reading

Premier League 2026/27 Kick Off!!

Tidak terasa Agustus sudah memasuki minggu ke-3 dan English Premier League akan menjalani game week pertamanya besok (Waktu Indonesia Barat). Nah, apa nih yang tampaknya bakal menarik?

Arsenal, sang juara bertahan

Pertanyaan terbesar musim ini bukan “apakah Arsenal bisa kembali juara?” karena dalam sejarahnya The Gunners belum pernah back-to-back juara liga Inggris 2x berturut-turut. Tapi kita kesampingkan itu dulu, pertanyaan yang mau kita bahas adalah “dari mana ancaman terbesar datang?”

Arsenal membuka musim malam ini melawan Coventry City di Emirates — lawan yang secara teknis mudah, tapi secara psikologis penting. Tim juara yang memulai dengan kemenangan bersih di kandang menetapkan nada yang berbeda dari tim yang harus berjuang sejak pekan pertama. Mikel Arteta tahu betul pentingnya momentum awal.

Yang menarik adalah konteks di sekitar mereka. Tiga dari lima klub Big Six — Manchester City, Liverpool, dan Chelsea — masuk musim ini dengan manajer baru. Maresca menggantikan Pep Guardiola di City. Liverpool dan Chelsea juga berganti nahkoda. Ini bukan pergantian biasa: tiga proyek besar sedang dalam fase adaptasi secara bersamaan, dan fase adaptasi selalu penuh ketidakpastian.

Secara historis, musim pertama seorang manajer baru di klub besar Premier League jarang berakhir dengan gelar juara. Ferguson butuh tiga tahun di United. Klopp butuh dua tahun di Liverpool. Guardiola sendiri finis ketiga di musim pertamanya bersama City. Ini bukan hukum besi, tapi pola yang cukup konsisten untuk diperhatikan.

Artinya, Arsenal mungkin sedang dalam posisi yang lebih menguntungkan dari yang terlihat — bukan karena mereka lebih kuat dari musim lalu, tapi karena pesaing utama mereka sedang dalam proses menemukan identitas baru.

Continue reading

Yang Tersisa dari Final Piala Dunia 2014

Piala Dunia 2014 telah berakhir dengan Jerman sebagai juaranya setelah Mario Goetze mencetak satu-satunya gol ke gawang Argentina di menit 113. Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2014 dan berhak membawa piala Golden Ball, James Rodriguez dari Kolombia mendapatkan piala Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak dengan 6 goal dan Neuer meraih Golden Glove. Sementara itu Paul Pogba terpilih sebagai pemain muda terbaik.

Nah, terkait dengan pertandingan final antara Jerman vs Argentina ada beberapa fakta menarik:

  • Miroslav Klose memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang turnamen Piala Dunia dengan 16 gol, rekor yang sebelumnya dipegang pemain tuan rumah Brazil, Ronaldo. Penampilan pertamanya di Piala Dunia 2002 dia langsung mencetak 5 gol, semuanya melalui heading. Piala Dunia 2006 dia kembali mencetak 5 gol dan meraih Golden Boot. Piala Dunia 2010 dia hanya mencetak 4 gol, golden boot 2010 diraih rekan satu timnya, Thomas Müller. Miroslav Klose adalah pemain tertua di timnas Jerman dengan usia 36 tahun sekaligus pemain dengan caps terbanyak yang berlaga di Brazil dengan total 137 International Caps.
  • Jerman adalah negara eropa pertama yang berhasil meraih tropi Piala Dunia di benua Amerika. Selama ini jika Piala Dunia diadakan di benua Amerika, juaranya pasti dari sana juga . Mulai 1930 Uruguay yang menjadi tuan rumah + juara, hingga terakhir 1994 di Amerika dengan juara Brazil.
  • Sami Khedira menjadi pemain ke-10 yang memenangkan trofi Liga Champions dan Piala Dunia di musim yang sama. Christian Karembeu tahun 1998, Roberto Carlos tahun 2002 dan 7 sisanya adalah pemain Bayern Munich 1974 🙂
  • Ini adalah pertemuan ke-3 antara Jerman vs Argentina di final Piala Dunia. Argentina menang 3-2 di 1986, Jerman menang 1-0 masing-masing di 1990 dan 2014. Pertemuan keduanya di final adalah yang terbanyak dibandingkan kontestan lainnya. Jika dihitung mulai babak penyisihan grup, Jerman vs Argentina telah bertemu sebanyak 7x, sama halnya dengan Brazil vs Swedia
  • Kekalahan 4-0 di perempat final 2010 atas Jerman adalah kelahan terbesar Argentina di Piala Dunia dalam kurun waktu 40 tahun (0-4 vs Belanda di 1974).
  • Hanya Müller (2010 dan 2014) dan Klose (2002 dan 2006) yang mampu mencetak 5+ goal atau lebih di 2 piala dunia berturut-turut.
  • Sementara itu Messi dari 2006 hingga 2014 hanya mencetak total 5 gol, dan semuanya hanya di babak penyisihan grup. 1 di 2006 sewaktu Argentina menang 6-0 lawan Serbia Montenegro. sisanya di Piala Dunia 2014 lawan Bosnia, Iran dan Nigeria (2x).
  • Lionel Messi adalah pemain paling kreatif selama Piala Dunia 2014 dengan menciptakan 21 peluang mencetak gol untuk Argentina. Ga heran jika Argentina tergantung sekali pemenang 4 kali FIFA Ballon d’Or berturut-turut ini.
  • Müller mendapatkan Silver Boot dan Silver Ball di Piala Dunia 2014 ini.

strategy_ger_finalwc2014

Jerman

  • Rata-rata umur pemain 25 tahun
  • Permain tertua adalah Miroslav Klose (36 tahun) bermain untuk Lazio, Italia
  • Pemain termuda adalah Matthias Ginter (20 tahun) bermain untuk SC Freiburg, Jerman
  • Caps paling banyak adalah Miroslav Klose (137), paling sedikit adalah Erik Durm (1)
  • Dari 23 pemain timnas Argentina, 16 orang bermain di liga lokal, 4 orang di Premier League, Klose dan Mustafi di Serie A dan Sami Khedira di Real Madrid

strategy_arg_finalwc2014

Argentina

  • Rata-rata umur pemain 28 tahun
  • Permain tertua adalah Hugo Campagnaro (33 tahun) bermain untuk Inter Milan, Italia
  • Pemain termuda adalah Marcos Rojo (24 tahun) bermain untuk Sporting CP, Portugal
  • Caps paling banyak adalah Mascherano (105), paling sedikit adalah Agustín Orión (3)
  • Dari 23 pemain timnas Argentina, hanya 3 orang yang bermain di liga lokal yaitu Agustín Orión & Fernando Gago (Boca Juniors) dan  Maxi Rodríguez (Newell’s Old Boys). Selebihnya bermain di Eropa kecuali José María Basanta yang bermain di klub Monterrey, Mexico

 

Terkait dengan banyaknya anggota timnas yang bermain di liga luar membuat CBF, badan tertinggi sepakbola Brazil mengeluarkan wacana untuk membatasi expor talenta bolanya ke luar negeri. Yah jika melihat komposisi timnasnya, hanya Jô, Fred, Victor, Jefferson yg bermain di liga domestik Brazil. Sisanya di Eropa. Ok, Júlio César baru pindah ke Toronto FC Kanada.