Sepeninggal Jurgen Klopp, kami para Liverpudlian sempat menaruh asa pada diri Arne Slot Liverpool kembali menjadi kampiun Premier League 2024-2025 walo sebenarnya overall tampil kurang memuaskan. Di tahun kedua kepemimpinan Slot, performa tim berantakan. Kami gagal di semua kompetisi, jor-joran beli pemain mahal tapi malah tidak (atau mungkin belum) tepat guna untuk kebutuhan dan kondisi tim saat itu. Slot juga tidak bisa memberdayakan Mo Salah dengan tepat. Nampaknya memang tipikal pelatih-pelatih asal Belanda kalo di Liga Inggris ya?
Ingat Erik ten Hag? Bagaimana dia menyia-nyiakan Christiano Ronaldo, Sancho, McTominay, de Gea termasuk kecenderungan jor-joran buang duit beli pemain yang tidak tepat guna.
Warisan Skuad yang Mahal, tapi Belum Utuh
Musim panas lalu, Liverpool menghabiskan lebih dari £400 juta. Hasilnya? Alexander Isak dan Florian Wirtz datang dengan ekspektasi yang sangat tinggi, tapi keduanya belum benar-benar meledak. Bukan berarti mereka gagal total — tapi untuk angka sebesar itu, “cukup baik” bukan jawaban yang memuaskan Anfield.
Continue reading